Perbedaan GMX dan Sophon: GMX diperdagangkan di Rp119.666 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp36,54M), sedangkan Sophon diperdagangkan di Rp63,15 (kapitalisasi pasar Rp127,72M, volume 24 jam Rp110,34M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar Sophon, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 2B / 10B SOPH (20%) milik Sophon. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Sophon selama 21 Hari.
| GMX | SOPH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,24T | Rp127,72M |
Volume (24h) | Rp36,54M | Rp110,34M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 2B / 10B SOPH (20%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Sophon is the native token of an entertainment-focused blockchain platform that bridges traditional apps with Web3. Using ZK Stack and proprietary zkTLS technology, it enables users to securely verify and monetize their digital interactions without exposing personal data. The ecosystem empowers developers and users alike—offering a unified platform for gaming, social, and AI applications built on privacy, ownership, and interoperability.
Selengkapnya di halaman SOPH →