Perbedaan GMX dan Render: GMX diperdagangkan di Rp116.978 (kapitalisasi pasar Rp1,22T, volume 24 jam Rp44,5M), sedangkan Render diperdagangkan di Rp22.279 (kapitalisasi pasar Rp11,52T, volume 24 jam Rp301,5M). Perbedaan utamanya: Render jauh lebih besar — sekitar 9,4× kapitalisasi pasar GMX, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 518,8M / 644,2M RENDER (81%) milik Render. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Render selama 48 Hari.
| GMX | RENDER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,22T | Rp11,52T |
Volume (24h) | Rp44,5M | Rp301,5M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 518,8M / 644,2M RENDER (81%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Render Network adalah platform rendering GPU terdesentralisasi pertama, yang memungkinkan para seniman untuk meningkatkan pekerjaan rendering GPU sesuai permintaan ke Node GPU berperforma tinggi di seluruh dunia. Melalui pasar blockchain untuk pemrosesan GPU yang tidak digunakan, jaringan ini memberikan para seniman kemampuan untuk meningkatkan pekerjaan rendering generasi berikutnya dengan biaya yang jauh lebih rendah dan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan cloud GPU terpusat.
Selengkapnya di halaman RENDER →