Perbedaan GMX dan Orbiter Finance: GMX diperdagangkan di Rp108.189 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M), sedangkan Orbiter Finance diperdagangkan di Rp6,16 (kapitalisasi pasar Rp33,03M, volume 24 jam Rp29,9M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 34,2× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar GMX 10,4M / 13,3M GMX (79%) dibanding 5,5B / 10B OBT (56%) milik Orbiter Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan Orbiter Finance selama 10 Hari.
| GMX | OBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp33,03M |
Volume (24h) | Rp52,58M | Rp29,9M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 5,5B / 10B OBT (56%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →