Perbedaan GMX dan Moo Deng (moodengsol.com): GMX diperdagangkan di Rp119.130 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp38,08M), sedangkan Moo Deng (moodengsol.com) diperdagangkan di Rp647,32 (kapitalisasi pasar Rp639,4M, volume 24 jam Rp74,06M). Perbedaan utamanya: GMX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 990M / 990M MOODENG (100%) milik Moo Deng (moodengsol.com). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Moo Deng (moodengsol.com) selama 15 Hari.
| GMX | MOODENG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,25T | Rp639,4M |
Volume (24h) | Rp38,08M | Rp74,06M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 990M / 990M MOODENG (100%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Moo Deng adalah koin meme komunitas di blockchain Solana yang terinspirasi oleh bayi kuda nil viral dari Thailand. Ini berfungsi sebagai token penggemar yang memanfaatkan ketenaran internet untuk membangun komunitas aktif. MOODENG digunakan untuk interaksi sosial dan perdagangan spekulatif.
Selengkapnya di halaman MOODENG →