Perbedaan GMX dan Moca Network: GMX diperdagangkan di Rp108.008 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M), sedangkan Moca Network diperdagangkan di Rp157,14 (kapitalisasi pasar Rp662,11M, volume 24 jam Rp71,64M). Perbedaan utamanya: GMX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GMX 10,4M / 13,3M GMX (79%) dibanding 4,2B / 8,9B MOCA (48%) milik Moca Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan Moca Network selama 20 Hari.
| GMX | MOCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp662,11M |
Volume (24h) | Rp52,58M | Rp71,64M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 4,2B / 8,9B MOCA (48%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Moca Network mengembangkan infrastruktur identitas digital yang chain-agnostic untuk internet terbuka, memungkinkan pengguna memiliki satu akun universal untuk aset, identitas, dan reputasi mereka di berbagai ekosistem. Dengan akses langsung ke lebih dari 540 perusahaan melalui Animoca Brands, Moca Network dapat menjangkau lebih dari 700 juta pengguna potensial.
Selengkapnya di halaman MOCA →