Perbedaan GMX dan Metis: GMX diperdagangkan di Rp119.168 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp36,56M), sedangkan Metis diperdagangkan di Rp42.985 (kapitalisasi pasar Rp331,85M, volume 24 jam Rp17,76M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Metis, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 7,7M / 10M METIS (78%) milik Metis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Metis selama 77 Hari.
| GMX | METIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,25T | Rp331,85M |
Volume (24h) | Rp36,56M | Rp17,76M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 7,7M / 10M METIS (78%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 77 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Metis adalah solusi skalabilitas Layer-2 Ethereum yang bertujuan untuk menyelesaikan trilema blockchain: bahwa blockchain tidak dapat bersifat terdesentralisasi, aman, dan skalabel secara bersamaan. Metis juga berupaya untuk menyelesaikan tantangan terbesar Ethereum: kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman METIS →