Perbedaan GMX dan Merlin Chain: GMX diperdagangkan di Rp121.506 (kapitalisasi pasar Rp1,27T, volume 24 jam Rp39,65M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp314,33 (kapitalisasi pasar Rp429,22M, volume 24 jam Rp22,77M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| GMX | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,27T | Rp429,22M |
Volume (24h) | Rp39,65M | Rp22,77M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GMX menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga terkini Rp119.168, didukung momentum dari moving averages. Token berada di zona resistance utama Rp120.626, dengan support kuat di Rp117.548. Kapitalisasi pasar mencapai Rp1,25 triliun dengan sirkulasi token 79%. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook jangka pendek positif namun waspada terhadap kondisi overbought berdasarkan RSI. Peluang terletak pada momentum bullish yang kuat, sementara risiko utama adalah koreksi teknis dan volatilitas pasar kripto. Investor perlu memantau level support kunci untuk konfirmasi trend.
Token MERL saat ini diperdagangkan pada Rp318,44 dengan kapitalisasi pasar Rp430 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Rata-rata bergerak mengindikasikan tekanan jual yang kuat, sementara osilator berada di zona netral. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 65% sudah beredar dan rata-rata hold time 10 hari, menunjukkan distribusi yang sehat di antara pemegang.
Outlook keseluruhan menunjukkan kondisi hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada momentum bullish jika berhasil menembus resistance Rp323, sementara risiko terbesar adalah potensi penurunan menuju support Rp301 jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem proyek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →