Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja GMX (GMX) vs Loopring (LRC)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan GMX dan Loopring: GMX diperdagangkan di Rp119.481 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp35,11M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Loopring selama 74 Hari.

GMXLRC
Kap. Pasar
Rp1,24TRp532,87M
Volume (24h)
Rp35,11MRp250,37M
Suplai yang Beredar
10,5M / 13,3M GMX (79%)1,4B LRC
Typical Hold Time
46 Hari74 Hari

Tentang GMX

GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.

Selengkapnya di halaman GMX

Tentang Loopring

LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman LRC