Perbedaan GMX dan ICON: GMX diperdagangkan di Rp119.666 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp36,56M), sedangkan ICON diperdagangkan di Rp337,5 (kapitalisasi pasar Rp482,15M, volume 24 jam Rp8,81M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar ICON, dan suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan ICON terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan ICON selama 78 Hari.
| GMX | ICX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,25T | Rp482,15M |
Volume (24h) | Rp36,56M | Rp8,81M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 1,1B ICX |
Typical Hold Time | 46 Hari | 78 Hari |
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →ICON Network adalah blockchain layer-pertama dari Korea Selatan. Visi yang diumumkan adalah untuk membangun jaringan blockchain yang dapat dioperasikan menjembatani komunitas online otonom dan perusahaan dunia nyata. ICX fokus pada penyediaan utilitas dunia nyata dengan memajukan hiperkonektivitas melalui promosi pertukaran nilai tanpa .
Selengkapnya di halaman ICX →