Perbedaan GMX dan Highstreet: GMX diperdagangkan di Rp107.996 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M), sedangkan Highstreet diperdagangkan di Rp623,74 (kapitalisasi pasar Rp77,8M, volume 24 jam Rp51,02M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 14,5× kapitalisasi pasar Highstreet, dan suplai beredar GMX 10,4M / 13,3M GMX (79%) dibanding 96,4M / 100M HIGH (97%) milik Highstreet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan Highstreet selama 34 Hari.
| GMX | HIGH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp77,8M |
Volume (24h) | Rp52,58M | Rp51,02M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 96,4M / 100M HIGH (97%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Highstreet adalah game MMORPG yang meniadakan batasan dunia fisik dengan dunia virtual. Semua item dalam game direpresentasikan dalam platform sebagai NFT ERC-721 yang dibagi menjadi dua pecahan. Token native HIGH dianggap sebagai token tata kelola, memberi pemain kesempatan untuk memberikan suara pada keputusan besar di platform, mendapat profit melalui staking, dan membeli produk di marketplace.
Selengkapnya di halaman HIGH →