Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Gajah Tunggal Tbk.Trading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gajah Tunggal Tbk. dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Gajah Tunggal Tbk. diperdagangkan di Rp1.120 (kapitalisasi pasar 3,87 T, volume 24 jam 5,5 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp386 (kapitalisasi pasar 11,64 T, volume 24 jam 7,35 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Gajah Tunggal Tbk., dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,35 jt vs 5,5 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GJTLSIDO
Kapitalisasi Pasar
3,87 T11,64 T
Volume
5,5 jt7,35 jt
Lot
55,01 rb73,46 rb
Perputaran
6,14 M2,83 M
Harga Rata-rata
1.115,49385,85
Nilai Transaksi
6,14 M2,83 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.120386
Volume Ekuilibrium Indikatif
989750

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GJTL
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Gajah Tunggal Tbk.

PT. Gajah Tunggal, Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 54 dated August 24, 1951 of Raden Meester Soewandi, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest tire manufacturer in Indonesia with 32% market share of four-wheel vehicle tire market and 85% of the motorcycle tire market.

Selengkapnya di halaman GJTL

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO