Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Gajah Tunggal Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gajah Tunggal Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Gajah Tunggal Tbk. diperdagangkan di Rp1.130 (kapitalisasi pasar 3,9 T, volume 24 jam 3,01 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 2,02 T, volume 24 jam 61,81 jt). Perbedaan utamanya: Gajah Tunggal Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (61,81 jt vs 3,01 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GJTLOASA
Kapitalisasi Pasar
3,9 T2,02 T
Volume
3,01 jt61,81 jt
Lot
30,11 rb618,11 rb
Perputaran
3,39 M20,29 M
Harga Rata-rata
1.127,34328,24
Nilai Transaksi
3,39 M20,29 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.130328
Volume Ekuilibrium Indikatif
21112,74 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GJTL
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Gajah Tunggal Tbk.

PT. Gajah Tunggal, Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 54 dated August 24, 1951 of Raden Meester Soewandi, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest tire manufacturer in Indonesia with 32% market share of four-wheel vehicle tire market and 85% of the motorcycle tire market.

Selengkapnya di halaman GJTL

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA