Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Gajah Tunggal Tbk.Trading
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gajah Tunggal Tbk. dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Gajah Tunggal Tbk. diperdagangkan di Rp1.120 (kapitalisasi pasar 3,87 T, volume 24 jam 5,5 jt), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 6,49 T, volume 24 jam 65,88 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,88 jt vs 5,5 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GJTLGMFI
Kapitalisasi Pasar
3,87 T6,49 T
Volume
5,5 jt65,88 jt
Lot
55,01 rb658,78 rb
Perputaran
6,14 M3,43 M
Harga Rata-rata
1.115,4952,1
Nilai Transaksi
6,14 M3,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.12052
Volume Ekuilibrium Indikatif
98969,02 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GJTL
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Gajah Tunggal Tbk.

PT. Gajah Tunggal, Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 54 dated August 24, 1951 of Raden Meester Soewandi, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest tire manufacturer in Indonesia with 32% market share of four-wheel vehicle tire market and 85% of the motorcycle tire market.

Selengkapnya di halaman GJTL

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI