Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. (GHON) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.585 (kapitalisasi pasar 885,5 M, volume 24 jam 11,4 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 26,8× kapitalisasi pasar Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,03 jt vs 11,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GHONJPFA
Kapitalisasi Pasar
885,5 M23,69 T
Volume
11,4 rb13,03 jt
Lot
114130,26 rb
Perputaran
18,17 jt26,31 M
Harga Rata-rata
1.594,252.019,74
Nilai Transaksi
18,17 jt26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.5802.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
18,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GHON
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk.

PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 58 dated April 27, 2001 of Nurmiatri, S.H., notary in Bekasi.

Selengkapnya di halaman GHON

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA