Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Gunung Raja Paksi Tbk.Trading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunung Raja Paksi Tbk. dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 1,25 T, volume 24 jam 25 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Sreeya Sewu Indonesia Tbk., dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (344,8 rb vs 25 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRPSIPD
Kapitalisasi Pasar
3,56 T1,25 T
Volume
344,8 rb25 rb
Lot
3,45 rb250
Perputaran
101,61 jt16,86 jt
Harga Rata-rata
294,7674,24
Nilai Transaksi
101,61 jt16,86 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
296690
Volume Ekuilibrium Indikatif
151

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD