Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Gunung Raja Paksi Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunung Raja Paksi Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp294 (kapitalisasi pasar 3,58 T, volume 24 jam 524,8 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 29,2 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (524,8 rb vs 29,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRPPSSI
Kapitalisasi Pasar
3,58 T1,71 T
Volume
524,8 rb29,2 rb
Lot
5,25 rb292
Perputaran
153,82 jt9,31 jt
Harga Rata-rata
293,1318,88
Nilai Transaksi
153,82 jt9,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
296316
Volume Ekuilibrium Indikatif
300600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI