Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Gunung Raja Paksi Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunung Raja Paksi Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,28 T, volume 24 jam 63,9 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (344,8 rb vs 63,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRPIMAS
Kapitalisasi Pasar
3,56 T3,28 T
Volume
344,8 rb63,9 rb
Lot
3,45 rb639
Perputaran
101,61 jt53,08 jt
Harga Rata-rata
294,7830,74
Nilai Transaksi
101,61 jt53,08 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
296825
Volume Ekuilibrium Indikatif
152

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS