Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gudang Garam Tbk. (GGRM) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Gudang Garam Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gudang Garam Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Gudang Garam Tbk. diperdagangkan di Rp16.850 (kapitalisasi pasar 32,04 T, volume 24 jam 879,8 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 2,08 T, volume 24 jam 47,23 jt). Perbedaan utamanya: Gudang Garam Tbk. jauh lebih besar — sekitar 15,4× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (47,23 jt vs 879,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRMOASA
Kapitalisasi Pasar
32,04 T2,08 T
Volume
879,8 rb47,23 jt
Lot
8,8 rb472,27 rb
Perputaran
14,66 M15,14 M
Harga Rata-rata
16.664,12320,52
Nilai Transaksi
14,66 M15,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
16.850318
Volume Ekuilibrium Indikatif
4516,52 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRM
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Gudang Garam Tbk.

PT Gudang Garam Tbk (the Company), previously named as PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Kediri was established by Deed of Mr. Suroso S.H., acting notary public in Kediri, dated 30 June 1971 No. 10 amended by deed of the same notary dated 13 October 1971 No. 13. The Company is a continuation of a Proprietorship which was established in 1958. In 1969, the Company changed its legal status to a Partnership and in 1971 it was further changed its legal entity as a Limited Liability Company. Commercial operation was commenced in 1958.

Selengkapnya di halaman GGRM

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA