Perbedaan Genius Terminal dan Terra USD: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.960 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp299,08M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp100,6 (kapitalisasi pasar Rp556,67M, volume 24 jam Rp14,54M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| GENIUS | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,97T | Rp556,67M |
Volume (24h) | Rp299,08M | Rp14,54M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →