Perbedaan Genius Terminal dan SuperVerse: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.960 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp299,08M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.561 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| GENIUS | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,97T | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp299,08M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →