Perbedaan Genius Terminal dan Subsquid: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.961 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp299,08M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp548,53 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| GENIUS | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,97T | Rp549,64M |
Volume (24h) | Rp299,08M | Rp69,67M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →