Perbedaan Genius Terminal dan Sky: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.959 (kapitalisasi pasar Rp1,99T, volume 24 jam Rp299,66M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.122 (kapitalisasi pasar Rp26,17T, volume 24 jam Rp329,83M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 13,2× kapitalisasi pasar Genius Terminal, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 23,3B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| GENIUS | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,99T | Rp26,17T |
Volume (24h) | Rp299,66M | Rp329,83M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →