Perbedaan Genius Terminal dan Stader: Genius Terminal diperdagangkan di Rp6.969 (kapitalisasi pasar Rp2,33T, volume 24 jam Rp244,66M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp130,17M, volume 24 jam Rp12,46M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 5 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| GENIUS | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,33T | Rp130,17M |
Volume (24h) | Rp244,66M | Rp12,46M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →