Perbedaan Genius Terminal dan Ronin: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.944 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp299,08M), sedangkan Ronin diperdagangkan di Rp986,16 (kapitalisasi pasar Rp758,53M, volume 24 jam Rp59,46M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Ronin, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 772,4M / 1B RONIN (78%) milik Ronin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Ronin selama 52 Hari.
| GENIUS | RONIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,97T | Rp758,53M |
Volume (24h) | Rp299,08M | Rp59,46M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 772,4M / 1B RONIN (78%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →