Perbedaan Genius Terminal dan Puffer: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.893 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp299,08M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp123,57M, volume 24 jam Rp48,91M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 15,9× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| GENIUS | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,97T | Rp123,57M |
Volume (24h) | Rp299,08M | Rp48,91M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →