Perbedaan Genius Terminal dan Ordinals: Genius Terminal diperdagangkan di Rp7.016 (kapitalisasi pasar Rp2,34T, volume 24 jam Rp199,19M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp62.970 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 5 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| GENIUS | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,34T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp199,19M | Rp173,25M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →