Perbedaan Genius Terminal dan Nakamoto Games: Genius Terminal diperdagangkan di Rp5.950 (kapitalisasi pasar Rp1,99T, volume 24 jam Rp299,66M), sedangkan Nakamoto Games diperdagangkan di Rp534,98 (kapitalisasi pasar Rp56,69M, volume 24 jam Rp12,43M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 35,1× kapitalisasi pasar Nakamoto Games, dan suplai beredar Genius Terminal 335,4M / 1B GENIUS (34%) dibanding 97,4M / 180M NAKA (55%) milik Nakamoto Games. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 2 Hari dan Nakamoto Games selama 9 Hari.
| GENIUS | NAKA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,99T | Rp56,69M |
Volume (24h) | Rp299,66M | Rp12,43M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 97,4M / 180M NAKA (55%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →Humanity Protocol adalah solusi identitas terdesentralisasi yang memberi individu kendali atas data biometrik dan identitas mereka melalui teknologi blockchain yang aman. Platform ini berfungsi sebagai identity graph terbuka untuk kredensial yang dapat diverifikasi di berbagai atribut, memungkinkan pengguna membuktikan aspek identitas mereka sambil tetap menjaga privasi dan keamanan.
Selengkapnya di halaman NAKA →