Perbedaan Genius Terminal dan IOTA: Genius Terminal diperdagangkan di Rp6.948 (kapitalisasi pasar Rp2,35T, volume 24 jam Rp198,53M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp107,85M). Perbedaan utamanya: IOTA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Genius Terminal dibatasi (335,4M / 1B GENIUS (34%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Genius Terminal selama 5 Hari dan IOTA selama 49 Hari.
| GENIUS | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,35T | Rp2,78T |
Volume (24h) | Rp198,53M | Rp107,85M |
Suplai yang Beredar | 335,4M / 1B GENIUS (34%) | 4,6B MIOTA |
Typical Hold Time | 5 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →