Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gema Grahasarana Tbk. (GEMA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Gema Grahasarana Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gema Grahasarana Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Gema Grahasarana Tbk. diperdagangkan di Rp78 (kapitalisasi pasar 124,8 M, volume 24 jam 225,1 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 80,6× kapitalisasi pasar Gema Grahasarana Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (688,4 rb vs 225,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GEMARLCO
Kapitalisasi Pasar
124,8 M10,06 T
Volume
225,1 rb688,4 rb
Lot
2,25 rb6,88 rb
Perputaran
17,59 jt2,25 M
Harga Rata-rata
78,163.273,17
Nilai Transaksi
17,59 jt2,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
793.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
3215

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GEMA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Gema Grahasarana Tbk.

PT Gema Grahasarana Tbk formerly PT Gema Gerhana Sarana (The Company) was established on December 7th 1984 in Jakarta. The corporate is a member of Vinoti business. The core business is in manufacture, trade and services of interior & furniture. Corporate have 2 subsidiaries: 1. LKS which conduct in industry, trade & service of panel component of furniture & interior. 2. PGM which conduct in industry, trade & construction service of mechanical, electrical for industrial, commercial & industrial.

Selengkapnya di halaman GEMA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO