Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Goodyear Indonesia Tbk. (GDYR) vs Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA)

Goodyear Indonesia Tbk.Trading
Paramita Bangun Sarana Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Goodyear Indonesia Tbk. dan Paramita Bangun Sarana Tbk.: Goodyear Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.080 (kapitalisasi pasar 453,05 M, volume 24 jam 2,7 rb), sedangkan Paramita Bangun Sarana Tbk. diperdagangkan di Rp730 (kapitalisasi pasar 2,16 T, volume 24 jam 424,2 rb). Perbedaan utamanya: Paramita Bangun Sarana Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Goodyear Indonesia Tbk., dan Paramita Bangun Sarana Tbk. lebih aktif diperdagangkan (424,2 rb vs 2,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDYRPBSA
Kapitalisasi Pasar
453,05 M2,16 T
Volume
2,7 rb424,2 rb
Lot
274,24 rb
Perputaran
2,97 jt308,64 jt
Harga Rata-rata
1.100,74727,59
Nilai Transaksi
2,97 jt308,64 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
730
Volume Ekuilibrium Indikatif
8

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDYR
Lihat detail
PBSA
Lihat detail

Tentang Goodyear Indonesia Tbk.

PT Goodyear Indonesia Tbk (the Company) was established on January 6, 1917 under the name “NV The Goodyear Tire & Rubber Company Limited” and changed its name to “PT Goodyear Indonesia” on July 25, 1978. On November 10, 1980, the Company obtained approval from the Capital Market Supervisory Board (BAPEPAM) to offer a portion of its shares to the public through the Indonesia Stock Exchange. Effective December 22, 1980, 6,150,000 shares of the Company with total par value of Rp 6,150,000 (equivalent to 15% of the total issued and outstanding shares) were officially listed in Jakarta Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman GDYR

Tentang Paramita Bangun Sarana Tbk.

PT. Paramita Bangun Sarana Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 33 of Lenny Janis Ishak, S.H., dated November 27, 2002.

Selengkapnya di halaman PBSA