Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 757,89 M, volume 24 jam 146,34 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp386 (kapitalisasi pasar 11,64 T, volume 24 jam 7,35 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 15,4× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (146,34 jt vs 7,35 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDSTSIDO
Kapitalisasi Pasar
757,89 M11,64 T
Volume
146,34 jt7,35 jt
Lot
1,46 jt73,46 rb
Perputaran
14,37 M2,83 M
Harga Rata-rata
98,21385,85
Nilai Transaksi
14,37 M2,83 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
101386
Volume Ekuilibrium Indikatif
27,62 rb750

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDST
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO