Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 757,89 M, volume 24 jam 146,34 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 2,08 T, volume 24 jam 47,23 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (146,34 jt vs 47,23 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDSTOASA
Kapitalisasi Pasar
757,89 M2,08 T
Volume
146,34 jt47,23 jt
Lot
1,46 jt472,27 rb
Perputaran
14,37 M15,14 M
Harga Rata-rata
98,21320,52
Nilai Transaksi
14,37 M15,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
101318
Volume Ekuilibrium Indikatif
27,62 rb6,52 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDST
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA