Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 757,89 M, volume 24 jam 146,34 jt), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 6,49 T, volume 24 jam 65,88 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (146,34 jt vs 65,88 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDSTGMFI
Kapitalisasi Pasar
757,89 M6,49 T
Volume
146,34 jt65,88 jt
Lot
1,46 jt658,78 rb
Perputaran
14,37 M3,43 M
Harga Rata-rata
98,2152,1
Nilai Transaksi
14,37 M3,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
10152
Volume Ekuilibrium Indikatif
27,62 rb69,02 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDST
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI