Perbedaan Gas dan VeThor Token: Gas diperdagangkan di Rp16.678 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp20,36M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp5,75 (kapitalisasi pasar Rp587,06M, volume 24 jam Rp15,19M). Perbedaan utamanya: Gas lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 102,2B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan VeThor Token selama 42 Hari.
| GAS | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp587,06M |
Volume (24h) | Rp20,36M | Rp15,19M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 102,2B VTHO |
Typical Hold Time | 48 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →