Perbedaan Gas dan Telos: Gas diperdagangkan di Rp16.663 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp521,53 (kapitalisasi pasar Rp240,67M, volume 24 jam Rp16,04M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 451M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| GAS | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp240,67M |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp16,04M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 48 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →