Perbedaan Gas dan MyShell: Gas diperdagangkan di Rp16.415 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp19,72M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,4 (kapitalisasi pasar Rp144,5M, volume 24 jam Rp81,59M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Gas terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| GAS | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,07T | Rp144,5M |
Volume (24h) | Rp19,72M | Rp81,59M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →