Perbedaan Gas dan Rocket Pool: Gas diperdagangkan di Rp16.642 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan Rocket Pool diperdagangkan di Rp24.468 (kapitalisasi pasar Rp556,96M, volume 24 jam Rp153,21M). Perbedaan utamanya: Gas lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 22,7M RPL milik Rocket Pool. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Rocket Pool selama 19 Hari.
| GAS | RPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp556,96M |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp153,21M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 22,7M RPL |
Typical Hold Time | 48 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Rocket Pool adalah platform staking Ethereum terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan staking ETH dan memperoleh hadiah. Platform ini mendukung staking jaringan dan operasi node independen hanya dengan 16 ETH. Platform ini memastikan staking yang aman dan non-penahanan dengan staking likuid dan node cerdas untuk meminimalkan risiko.
Selengkapnya di halaman RPL →