Perbedaan Gas dan Roam: Gas diperdagangkan di Rp16.663 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp216,2 (kapitalisasi pasar Rp77,6M, volume 24 jam Rp18,45M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai Roam dibatasi (359,4M / 1B ROAM (36%)), sedangkan Gas terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| GAS | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp77,6M |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp18,45M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 359,4M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →