Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gas (GAS) vs Polymesh (POLYX)

PolymeshTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gas dan Polymesh: Gas diperdagangkan di Rp19.194 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp43,49M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp655,44 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Gas lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 1,1B POLYX milik Polymesh. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 47 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.

GASPOLYX
Kap. Pasar
Rp1,23TRp699,51M
Volume (24h)
Rp43,49MRp22,08M
Suplai yang Beredar
65M GAS1,1B POLYX
Typical Hold Time
47 Hari20 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GAS
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 47 Hari
POLYX
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 20 Hari

Tentang Gas

GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.

Selengkapnya di halaman GAS

Tentang Polymesh

POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.

Selengkapnya di halaman POLYX