Perbedaan Gas dan Phoenix: Gas diperdagangkan di Rp19.158 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp43,49M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 14,8× kapitalisasi pasar Phoenix, dan suplai Phoenix dibatasi (69,3M / 76M PHB (92%)), sedangkan Gas terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 47 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| GAS | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp43,49M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 47 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →