Perbedaan Gas dan Nillion: Gas diperdagangkan di Rp19.214 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp47,26M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp634,47 (kapitalisasi pasar Rp293,54M, volume 24 jam Rp196,72M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 465,3M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 47 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| GAS | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,24T | Rp293,54M |
Volume (24h) | Rp47,26M | Rp196,72M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 465,3M NIL |
Typical Hold Time | 47 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →