Perbedaan Gas dan Livepeer: Gas diperdagangkan di Rp16.642 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp21.612 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp50,24M). Perbedaan utamanya: Gas dan Livepeer berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 49,7M LPT milik Livepeer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Livepeer selama 29 Hari.
| GAS | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp50,24M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 48 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →