Perbedaan Gas dan Irys: Gas diperdagangkan di Rp16.642 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan Irys diperdagangkan di Rp294,11 (kapitalisasi pasar Rp758,25M, volume 24 jam Rp93,81M). Perbedaan utamanya: Gas lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 2,6B IRYS milik Irys. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Irys selama 2 Hari.
| GAS | IRYS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp758,25M |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp93,81M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 2,6B IRYS |
Typical Hold Time | 48 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →