Perbedaan Gas dan IoTeX: Gas diperdagangkan di Rp16.645 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,97M), sedangkan IoTeX diperdagangkan di Rp45,85 (kapitalisasi pasar Rp428,28M, volume 24 jam Rp46,43M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar IoTeX, dan suplai IoTeX dibatasi (9,4B / 10B IOTX (95%)), sedangkan Gas terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan IoTeX selama 40 Hari.
| GAS | IOTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp428,28M |
Volume (24h) | Rp18,97M | Rp46,43M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 9,4B / 10B IOTX (95%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →IoTeX adalah platform terdesentralisasi untuk machine economics yang melayani berbagai perangkat mulai dari smart home hingga kendaraan otonom. Oleh karena itu, IoTeX telah meluncurkan blockchain yang cepat, berkinerja tinggi, dan kompatibel dengan EVM yang memberikan fleksibilitas dan skalabilitas untuk beragam aplikasi. IOTX merupakan native coin yang dapat digunakan untuk staking dan tata kelola, membayar transaksi, serta mendaftarkan perangkat baru di jaringan IoTeX.
Selengkapnya di halaman IOTX →