Perbedaan Gas dan Moonbeam: Gas diperdagangkan di Rp16.642 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp19,27M), sedangkan Moonbeam diperdagangkan di Rp133,92 (kapitalisasi pasar Rp161,6M, volume 24 jam Rp66,93M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Moonbeam, dan suplai beredar Gas 65M GAS dibanding 1,2B GLMR milik Moonbeam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gas selama 48 Hari dan Moonbeam selama 49 Hari.
| GAS | GLMR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp161,6M |
Volume (24h) | Rp19,27M | Rp66,93M |
Suplai yang Beredar | 65M GAS | 1,2B GLMR |
Typical Hold Time | 48 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →Moonbeam adalah parachain kontrak pintar di Polkadot yang kompatibel dengan Ethereum. Melalui Moonbeam, pengembang bisa porting dApps Ethereum yang telah ada ke Polkadot atau membuat dApps tanpa izin yang baru dengan menggunakan tool pengembangan Ethereum yang serupa. Pengembang Ethereum juga bisa mengatasi tantangan skalabilitas akibat dari biaya dan batasan jaringan Ethereum.
Selengkapnya di halaman GLMR →