Perbedaan Gala dan JOE: Gala diperdagangkan di Rp30,06 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp430,26M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp494,62 (kapitalisasi pasar Rp226,16M, volume 24 jam Rp81,42M). Perbedaan utamanya: Gala jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar JOE, dan suplai beredar Gala 49,4B / 50B GALA (99%) dibanding 457,2M / 500M JOE (92%) milik JOE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gala selama 91 Hari dan JOE selama 33 Hari.
| GALA | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,48T | Rp226,16M |
Volume (24h) | Rp430,26M | Rp81,42M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B GALA (99%) | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gala Games (GALA) bertujuan untuk membawa industri game ke arah yang berbeda dengan memberi kembali pemain kendali atas game mereka. Misi Gala Games adalah membuat “game blockchain yang benar-benar ingin dimainkan user.”
Selengkapnya di halaman GALA →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →