Perbedaan Gala dan Gram: Gala diperdagangkan di Rp29,89 (kapitalisasi pasar Rp1,47T, volume 24 jam Rp484,58M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.769 (kapitalisasi pasar Rp65,38T, volume 24 jam Rp673,33M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 44,5× kapitalisasi pasar Gala, dan suplai Gala dibatasi (49,4B / 50B GALA (99%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gala selama 91 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| GALA | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,47T | Rp65,38T |
Volume (24h) | Rp484,58M | Rp673,33M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B GALA (99%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 91 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GALA saat ini diperdagangkan pada Rp29.331 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages (0 buy, 13 sell). Token ini mendekati level support kritis di Rp28-30 dengan market cap Rp1,45T. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Sirkulasi token hampir maksimal di 99% dengan total supply 50 juta GALA.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp28, namun tekanan jual dominan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketiadaan perkembangan fundamental baru. Investor harus berhati-hati dan memantau level support kritis.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Gala Games (GALA) bertujuan untuk membawa industri game ke arah yang berbeda dengan memberi kembali pemain kendali atas game mereka. Misi Gala Games adalah membuat “game blockchain yang benar-benar ingin dimainkan user.”
Selengkapnya di halaman GALA →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →