Perbedaan Gala dan GMX: Gala diperdagangkan di Rp30,06 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp430,26M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp119.481 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp38,08M). Perbedaan utamanya: Gala lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gala 49,4B / 50B GALA (99%) dibanding 10,5M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gala selama 91 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| GALA | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,48T | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp430,26M | Rp38,08M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B GALA (99%) | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gala Games (GALA) bertujuan untuk membawa industri game ke arah yang berbeda dengan memberi kembali pemain kendali atas game mereka. Misi Gala Games adalah membuat “game blockchain yang benar-benar ingin dimainkan user.”
Selengkapnya di halaman GALA →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →