Perbedaan Gravity dan Yield Basis: Gravity diperdagangkan di Rp63,22 (kapitalisasi pasar Rp699,55M, volume 24 jam Rp69,48M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.347 (kapitalisasi pasar Rp180,43M, volume 24 jam Rp77,98M). Perbedaan utamanya: Gravity jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai beredar Gravity 10,9B / 12B G (91%) dibanding 132,4M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 48 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| G | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,55M | Rp180,43M |
Volume (24h) | Rp69,48M | Rp77,98M |
Suplai yang Beredar | 10,9B / 12B G (91%) | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token Gravity saat ini diperdagangkan pada Rp63.561 dengan kapitalisasi pasar Rp690,65 juta. Sinyal teknis secara keseluruhan bullish dengan 19 indikator beli melawan 1 jual, didukung tren positif dari moving averages. Token mendekati level pivot Rp64 dengan support kuat di Rp62. Supply yang beredar mencapai 10,9 juta dari total maksimum 12 juta G, menunjukkan sirkulasi aktif 91%.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko likuiditas terbatas. Peluang ada pada breakout di atas resistance Rp67, sementara penurunan di bawah support Rp62 dapat memicu koreksi lebih dalam.
Yield Basis (YB) saat ini diperdagangkan pada Rp1.356 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp180,17 juta dengan sirkulasi 14% dan rata-rata hold time 5 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum trading di level support, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang berhati-hati perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →