Perbedaan Gravity dan Unibase: Gravity diperdagangkan di Rp63,57 (kapitalisasi pasar Rp690,65M, volume 24 jam Rp81,64M), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp1.530 (kapitalisasi pasar Rp3,82T, volume 24 jam Rp5,74T). Perbedaan utamanya: Unibase jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Gravity, dan suplai beredar Gravity 10,9B / 12B G (91%) dibanding 2,5B / 10B UB (25%) milik Unibase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 48 Hari dan Unibase selama 2 Hari.
| G | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,65M | Rp3,82T |
Volume (24h) | Rp81,64M | Rp5,74T |
Suplai yang Beredar | 10,9B / 12B G (91%) | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →